TantyTasyaDie2

Friday, July 31, 2009

29 Juli ....

Tidak terasa sudah sebulan Tanty melewati hari-harinya di Jakarta. Jadi anak magang ... di sebuah konsultan hukum tertua di Indonesia. Aku selalu bilang supaya banyak baca, melihat dan mendengarkan para seniornya. Nanti kalau sudah jadi lawyer jangan sombong, tetap rendah hati ... down to earth ....

Pada suatu hari Tanty yang sudah di jadual untuk bertemu dengan tokoh terkenal, pakar hukum laut internasional, sang founder kantor konsultan hukum tersebut..... (yang kebetulan masih kerabat keluarga besar sunda dari ibu dan kakekku yang asli garut).

Aku tidak perlu sebut namanya ... photonya bisa dilihat dibawah ini ....

29 Juli 2009,

sepertinya (mungkin) akan menjadi catatan sejarah untuk aku terlebih Tanty ...
Pagi menjelang siang ..... tiba2 di layar FB yang selalu on untuk chating muncul nama Tanty.
"Ibu ......" dari kantornya dia menyapa aku ....
"Kenapa ....." jawabku .... karena panggilan itu suka mengagetkan ... takut dia perlu bantuan aku karena gak bisa sesuatu, membutuhkan sesuatu atau just want to tell something new ....
"I got my own salary ...." Tanty menjawab dari ujung chat layar FB ku .....
"hahahaha .... senangnya" jawabku ... karena sejujurnya aku penasaran juga!!!
"Cash or Cheque .... ?" aku tanya lagi ...
"Cheque!!!" .... Tanty menjawab lagi.

Alhamdulillah .... aku bersyukur dalam hati (dan terharu lagi .....).
Kalo urusan anak aku tuh banyak terharunya ..... selalu berdoa supaya anak2 akan lebih baik dari aku ... dalam segala hal !!!

"Jangan lupa bersedekah" ... aku tulis lagi di layar chat FB. Berbagi rezeki dengan yang tidak mampu sesedikit yang kita punya Insya Allah melancarkan rezeki selanjutnya ....


"Besok belajar mencairkan (menguangkan) sendiri ke Bank ya tambahku.
Datang ke teller dan bawa KTP .... "

Thursday, July 30, 2009

Setelah Maret April Mei Juni 2009 yang terlewatkan ....

Ternyata ada kejutan lain ….

Cerita singkatnya begini :
Memang sejak awal Tanty mulai memasuki masa liburan semester panjang, Tanty pingin banget magang. Alasan yang masuk akal karena bête libur panjang dan pingin cari pengalaman.

Pikir punya pikir oke juga niatnya. Setelah bicara dengan Agung … setujulah kita untuk mencarikan dia tempat magang. Pikir punya piker kasihan juga ya kalo dia harus jadi SPG di PRJ … kebetulan saat itu pas saat PRJ selama sebulan kan??

Pikir punya pikir bisalah kita cari2 koneksi ke temen untuk itu …. (tapi dengan catatan besar: nilai hasil semester harus bagus). Jadi hasil diskusi aku, Agung dan Tanty beberapa waktu lalu adalah kesepakatan aku dan Agung bisa membantu memperkenalkan Tanty ke beberapa (teman) asal dengan nilai bagus. Kalo gak … Sorry!!

Pikir punya pikir lagi … kenapa gak magang di law firm aja sesuai dengan bidang study kuliahnya … Dari pada magang, dapat uang tapi gak dapet ilmu kalo cuma jaga stand jadi SPG.
Mulailah aku cari koneksi sana sini. Tapi karena anakku ini masih mau semester 5, kuliah di desa pula, gak laku kali kalo magang di law firm besar ….

Pikir punya pikir terlintas untuk menghubungi seseorang yang masih ada hubungang keluarga yang pastinya bisa membantu …

Dan .. bener kan ini memang saat yang tepat dan keberuntungan itu sedang ada di pihak Tanty.
Dan .. Alhamdulillah, selalu bersyukur, jangan lupa sholat dan puasa …. tidak lupa aku ucapkan dalam setiap nasihat….
Dan.. Insya Allah selalu berharap dalam doa agar anakku selalu melindungi dan di jaga kesehatan juga bagi kami sekeluarga ....
Dan ..doaku senantiasa memohon kepada Allah agar anak2ku selalu mendapatkan kemudahan dalam mencapai cita-citanya …
Dan mulailah Tanty untuk di jadualkan interview pertamanya di salah satu law firm … ternama.
Dan .. lagi2 bersyukur Alhamdulillah karena Tanty bisa di terima magang di law firm tersebut selama masa liburan 2,5 bulan ini.
Dan.. senang tak terhingga pastinya, terharu juga … degdegan iya …semua jadi satu.
Photo di atas diambil setelah Tanty pulang dari interview yang hasilnya di terima untuk magang selama liburan ini, senangggnyaa..... Good Luck !!

Diedie memasuki masa SMP ...

Wednesday, July 29, 2009

Diedie saat meninggalkan bangku SD Budi Luhur...

Ada kejutan saat aku dan Agung menghadiri acara perpisahan Diedie di sekolah.
Seperti biasa, setelah beberapa acara sambutan dari Kepala Sekolah, Guru dan Komite Sekolah pastinya ada acara selingan ….

Tiba-tiba Diedie menghampiri aku untuk menitipkan tas yang dibawanya.
Ternyata eh ternyata … Diedie and the gang mau nyanyi tampil di atas panggung …..
Hehehehehe aku dan Agung kaget pastinya. Diedie yang bias dianggap pendiam ternyata mau juga nyanyi bareng temen-temen di iringi gitar yang dimainkan oleh teman dekatnya juga Chiquita.

Seneng banget aku liatnya … kemajuan besar ….. kejutan tak terhingga!!!
Langsung aku hampiri saat mereka mulai berlatih sebelum naik pentas. Dan aku maju ke depan (hal yang hamper tidak pernah aku lakukan sebelumnya) untuk ambil photo saat Diedie mulai nyanyi di atas pentas …. Hahahahahaha
Dibawah adalah photo setelah mereka turun pentas.... photo bersama guru nyanyi dan musiknya ... Bravo !!
Photo dibawah saat Diedie dan teman berbaris antri untuk naik ke atas pentas mengambil piagam hasil kelulusan ....

Diatas panggung bersalaman dengan bapak ibu guru mengambil hasil kelulusan ... selamat tinggal SD Budi Luhur ...... Terima kasih!

Maret April Mei Juni 2009 yang terlewatkan ...

Bulan Maret April Mei Juni 2009 bisa dibilang bulan yang melelahkan ....
Bulan ini benar-benar bulan sulit !!!
Bulan menjelang akhir tahun sekolah dan tahun ajaran baru !!
Bulan dimana Diedie harus menempuh tahapan akhir masa Sekolah Dasar …..
Bulan-bulan dimana aku harus tetap terus memotivasi ke3 anakku….. agar tetap belajar, semangat, tidak melupakan bayar puasa, sholat dsb dsb……
Bulan dimana Bulan Mei adalah hari ulang tahun aku dan Diedie tanpa perayaan atau hadiah apapun.
Bulan dimana seperti bulan bulan lain … yang tetap harus disyukuri …..
Bulan dimana aku harus berkonsentrasi untuk Diedie dapat menyelesaikan masa Sekolah Dasarnya dengan mulusss ........
Bulan dimana bulan Juni 2009 Diedie menyelesaikan bangku terakhirnya di Sekolah Dasar Budi Luhur. Sekolah yang sejak pertama Diedie melangkakah kaki di bangku TK dan SD terpaksa ditinggalkan…. Karena ingin masuk ke SMP Negeri di Jakarta.