Tanty pulang dari Solo kira-kira seminggu sebelum Lebaran. Tiket Sriwijaya Air sudah aku pesan sejak awal-awal, untuk cari harga termurah. Pikir-pikir harus cari uang juga nih untuk Tanty kembali ke Solo ... akhirnya ada ide untuk menawarkan kue lapis Mandarijn Solo yang kondang itu ke teman dan bos-bos di kantor. Alhasil, bos aku aja pesan 20, beberapa teman juga. Akhirnya Tanty memboyong 30an kue untuk di jual di Jakarta. Ha..ha.. lumayan. Cara-cara pembayaran, packing sudah aku atur semua dengan pihak Toko Roti Orion. Seneng juga dia ... berangkat naik pesawat dengan bagasi 4 kotak besar Orion.
.jpg)
Sampai di Jakarta di jemput oleh bapake (Agung) dan Die2 .... sueneng sekali dia bisa kembali berkumpul di Jakarta. Tidurr terrruss..... Tapi sejujur aku kehilangan Tanty waktu dia di Solo. Masalahnya kalo ada Tanty, ada anak yang bisa nganter2 aku naik motor ke pasar atau ke sana-sini. Tasya juga besar sih, tapi cuma badannya aja.. masih 12 tahun, belum punya SIM dan kadang masih rada-rada, ya namanya juga masih kecil !
Tapi senanglah lihat mereka bertiga berkumpul .. itu kebahagian ibu yang tidak ada duanya.

Tanty baru akan kembali ke Solo tanggal 21 Oktober karena kuliah tanggal 22 Oktober dan masih pingin ngumpul dengan keluarga ku di puncak, tanggal 19-20 October. Lihat nih ... kita sekeluarga sedang polonaise .. acara pembuka sebelum dansa-dansi. Semua Happy dech ... Hati senang walaupun tak punya uang .. o..o..o....
0 Comments:
Post a Comment
<< Home